<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Berbagi Bacaan Menarik</title>
	<atom:link href="http://artikel.aldohas.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://artikel.aldohas.com</link>
	<description>Sahabat Baca Anda di Dunia Maya</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 03:19:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Antara Suka, Cinta dan Sayang</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/beda-antara-suka-cinta-dan-sayang/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/beda-antara-suka-cinta-dan-sayang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 03:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[
Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-94" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="green-lynx-spider" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/green-lynx-spider.jpg" alt="" width="160" height="120" /></p>
<p>Dihadapan orang yang kau <span style="color: #ff0000;"><em>cintai</em></span>,<br />
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah<br />
Dihadapan orang yang kau <strong>sukai</strong>,<br />
musim dingin tetap saja musim dingin hanya<br />
suasananya lebih indah sedikit</p>
<p>Dihadapan orang yang kau <span style="color: #ff0000;">cintai</span>,<br />
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat<br />
Dihadapan orang yang kau <strong>sukai</strong>,<br />
kau hanya merasa senang dan gembira saja<span id="more-87"></span></p>
<p>Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau <span style="color: #ff0000;">cintai</span>, matamu berkaca-kaca<br />
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau <strong>sukai</strong>, engkau hanya tersenyum saja</p>
<p>Dihadapan orang yang kau <span style="color: #ff0000;">cintai</span>,<br />
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam<br />
Dihadapan orang yang kau <strong>sukai</strong>,<br />
kata kata hanya keluar dari pikiran saja</p>
<p>Jika orang yang kau <span style="color: #ff0000;">cintai </span>menangis,<br />
engkaupun akan ikut menangis disisinya<br />
Jika orang yang kau <strong>sukai </strong>menangis,<br />
engkau hanya menghibur saja</p>
<p>Perasaan <span style="color: #ff0000;">cinta </span>itu dimulai dari mata, sedangkan rasa <strong>suka </strong>dimulai dari telinga<br />
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.<br />
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi<br />
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.</p>
<p>&#8220;Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta&#8230; ada perasaan yang lebih mendalam.<br />
Yaitu rasa <strong><span style="color: #ff0000;">sayang</span></strong>&#8230;. rasa yang tidak hilang secepat rasa <span style="color: #ff0000;">cinta</span>.</p>
<p>Rasa yang tidak mudah berubah.<br />
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang kamu <strong><span style="color: #ff0000;">sayangi</span></strong>.<br />
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu <strong><span style="color: #ff0000;">sayangi</span></strong>.</p>
<p><span style="color: #ff0000;">Cinta </span>ingin memiliki.<br />
Tetapi <strong><span style="color: #ff0000;">Sayang </span></strong>hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia..<br />
walaupun harus kehilangan.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/beda-antara-suka-cinta-dan-sayang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ali bin Abi Thalib Quotes</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/ali-bin-abi-thalib-quotes/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/ali-bin-abi-thalib-quotes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 03:35:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Quotes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[
DOSA terbesar adalah ketakutan
REKREASI terbaik adalah bekerja
MUSIBAH terbesar adalah keputusasaan
KEBERANIAN terbesar  adalah kesabaran
GURU terbaik adalah pengalaman
MISTERI terbesar adalah kematian
KEHORMATAN terbesar adalah kesetiaan
KARUNIA terbesar adalah anak yang soleh
SUMBANGAN terbesar adalah berpartisipasi
MODAL terbesar adalah kemandirian
Ali bin Abi Thalib
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-87" title="quotes" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/quotes.jpg" alt="" width="200" height="125" /></p>
<p>DOSA terbesar adalah ketakutan<br />
REKREASI terbaik adalah bekerja<br />
MUSIBAH terbesar adalah keputusasaan<br />
KEBERANIAN terbesar  adalah kesabaran<br />
GURU terbaik adalah pengalaman<br />
MISTERI terbesar adalah kematian<br />
KEHORMATAN terbesar adalah kesetiaan<br />
KARUNIA terbesar adalah anak yang soleh<br />
SUMBANGAN terbesar adalah berpartisipasi<br />
MODAL terbesar adalah kemandirian</p>
<p>Ali bin Abi Thalib</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/ali-bin-abi-thalib-quotes/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>7 Rahasia Tetap Awet Muda</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/7-rahasia-tetap-awet-muda/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/7-rahasia-tetap-awet-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 03:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[awet muda]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak orang yang mengeluhkan keadaan kulit dan wajah mereka yang tampak lebih tua daripada umur sebenarnya. Untuk mengatasi masalah ini, ada 7 rahasia agar Anda tetap tampak awet muda:
 1.Selalu merasa bahagia
Merasa bahagia adalah salah satu kunci utama agar tetap terlihat awet muda. Dalam setiap kegiatan, usahakan agar apa yang Anda lakukan sesuai dengan apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-95" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="img_0184" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/img_0184.jpg" alt="" width="160" height="120" /></p>
<p>Banyak orang yang mengeluhkan keadaan kulit dan wajah mereka yang tampak lebih tua daripada umur sebenarnya. Untuk mengatasi masalah ini, ada 7 rahasia agar Anda tetap tampak awet muda:</p>
<h3><strong> 1.Selalu merasa bahagia</strong></h3>
<p>Merasa bahagia adalah salah satu kunci utama agar tetap terlihat awet muda. Dalam setiap kegiatan, usahakan agar apa yang Anda lakukan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Hindari stres, perasaan bersalah dan tertekan karena paksaan orang lain. Ingat, apa yang Anda rasakan akan tercermin pada wajah Anda. Jadi, orang yang sedang bahagia, wajahnya akan terlihat berseri-seri, santai dan lebih muda daripada usia sebenarnya.<span id="more-85"></span></p>
<h3><strong> 2.Banyak bergerak</strong></h3>
<p>Berolahraga adalah cara agar awet muda. Lakukan joging, jalan cepat, bersepeda maupun berenang sekitar 30 menit setiap hari. Dengan olahraga, risiko terkena serangan jantung, osteoporosis, dan kanker pun akan mengecil. Olahraga teratur dapat menambah fleksibilitas otot, memperkuat tulang, serta mengurangi stres, karena sel-sel tubuh mendapat lebih banyak oksigen. Tidur Anda pun akan nyenyak.</p>
<h3><strong> 3.Konsumsi vitamin C</strong></h3>
<p>Vitamin C bisa Anda peroleh dari buah-buahan segar (terutama jeruk), sayur-mayur berwarna hijau (brokoli dan lain-lain) atau suplemen vitamin C sebanyak 1000 mg perhari. Vitamin C terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko terkena kanker dan melindungi tubuh dari efek yang ditimbulkan oleh polusi. Di samping itu, perbanyak minum air putih. Meminum air putih 8 gelas per hari akan mengurangi stres, menjaga kesegaran kulit, serta memperlancar kerja organ tubuh.</p>
<h3><strong> 4.Gunakan pelindung UV</strong></h3>
<p>Matahari adalah salah satu faktor utama penyebab penuaan dini. Oleh karena itu, gunakan selalu lotion pelembab secara teratur setiap hari, khususnya bila akan bepergian, agar kulit tetap segar, lembab dan tidak terbakar sinar matahari, terutama sinar ultra violet (UV).</p>
<h3><strong> 5.Istirahat cukup</strong></h3>
<p>Manusia butuh sekurang-kurangnya 8 jam setiap hari untuk tidur. Istirahat cukup bermanfaat untuk menghindari terbentuknya kantung mata, kulit keriput dan wajah kusam.</p>
<h3><strong>6.Perhatikan penampilan</strong></h3>
<p>Penampilan dan tata rias wajah juga memegang peranan penting. Meski usia terus bertambah, tetap perhatikan jenis kosmetik yang Anda pakai. Gunakan make-up tipis untuk kesan natural dengan tetap memperhatikan kondisi dan jenis kulit Anda.</p>
<h3><strong> 7.Optimis</strong></h3>
<p>Orang yang pesimis selalu tidak percaya diri, gampang putus asa, dan tak pernah memperhatikan penampilan, yang bisa berakibat depresi. Jadi, berusahalah menjadi orang yang optimis dalam segala hal, sebab ini akan membuat hidup Anda akan lebih sehat dan bahagia. (Tabloid Nova)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/7-rahasia-tetap-awet-muda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MENGHAPAL NAMA</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/menghapal-nama/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/menghapal-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 03:21:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembang]]></category>

		<category><![CDATA[pergaulan]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[
Menghafal nama adalah penting, karena DARI SINILAH TERJADI INTERAKSI DAN LAHIR SALING PERCAYA SESAMA INDIVIDU. Ia merupakan langkah awal dan benang pertama yang mengikat hati individu. Ia adalah benang yang mengikat bola-bola kecil yang berserakan. Dan setiap orang akan merasa senang jika dipanggil dengan namanya, apalagi dengan nama yang paling ia sukai.
Termasuk sifat angkuh adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-96" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="dsc02918" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/dsc02918.jpg" alt="" width="160" height="120" /></p>
<p>Menghafal nama adalah penting, karena <strong>DARI SINILAH TERJADI INTERAKSI DAN LAHIR SALING PERCAYA SESAMA INDIVIDU</strong>. Ia merupakan langkah awal dan benang pertama yang mengikat hati individu. Ia adalah benang yang mengikat bola-bola kecil yang berserakan. Dan setiap orang akan merasa senang jika dipanggil dengan namanya, apalagi dengan nama yang paling ia sukai.<span id="more-84"></span></p>
<p>Termasuk sifat angkuh adalah seseorang yang masuk ke dalam rumah temannya, lalu disuguhkan kepadanya makanan, akan tetapi ia tidak mau memakannya, dan seorang laki-laki yang bersama dengan laki-laki lain dalam perjalanan akan tetapi ia tidak menanyakan namanya dan nama orang tuanya (Al-Hadits)</p>
<h3><strong>BEBERAPA METODE MENGHAFAL NAMA</strong></h3>
<ul>
<li> Tanamkan rasa ingin dan gemar menghafal nama orang lain</li>
<li>Ketika sedang berkenalan, hendaklah sigap untuk menghafal nama-secara lengkap atau sebagian nama saja, lalu mengingat-ingat dan memakainya pada saat itu juga tatkala bercakap-cakap</li>
<li>Perhatikan : wajah dan keadaannya, apakah ia berjenggot? kacamata? warna kulit? suara? bentuk tubuh? kapan dan di mana perkenalan dilangsungkan? Apa pekerjaannya?</li>
<li>Untuk memantapkan ingatan, catat nama-nama tersebut, dan setiap kali bertemu sapalah mereka dengan nama-namanya</li>
</ul>
<blockquote><p>&#8220;Kenali setiap orang dari saudaramu, meskipun ia tidak mengacuhkanmu. (Sebab) dasar da&#8217;wah kita adalah Al-Hubb (cinta kasih) dan At-Ta&#8217;aruf (saling mengenal)&#8221; (Imam Hasan Al-Banna)</p></blockquote>
<p>So, kalau kenalan dengan orang dan kemudian ngobrol, usahakan saat itu untuk memanggilnya dengan namanya, dan hindari menggunakan kata &#8220;Anda&#8221;,&#8221;kamu&#8221; ,&#8221;engkau&#8221; &#8220;you&#8221;, etc. Insya Allah ini akan lebih membekas.<br />
Daripada bertanya &#8220;Anda sekolah di mana&#8221; atau &#8220;lu sekolah dimana&#8221; ?<br />
Mending dengan : &#8220;Bang Fery sekolah di mana?&#8221; atau &#8220;Fery sekolah dimana&#8221; ?</p>
<h5>Reference:</h5>
<h5>At-Thariq Ilal-Quluub (Da&#8217;wah dan Hati)-Al-Ustadz Abbas As-Sissiy</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/menghapal-nama/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pedoman Islam Dalam Menata Waktu</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/pedoman-islam-dalam-menata-waktu/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/pedoman-islam-dalam-menata-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 03:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[manajemen waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Suatu kali Ummar bin Khattab menasehati seseorang yang merelakan waktunya berlalu negitu saja tanpa ada manfaat yang ia peroleh, &#8220;Saya benci melihat orang punya waktu luang tanpa diisi dengan kegiatan ukhrawi, tak pula kegiatan duniawi.&#8221;

Bagi seorang muslim waktu adalah kehidupan. Dan mengisi waktu dengan karya positif berarti sama dengan membangun kehidupan yang lebih baik. Seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-97" style="margin: 5px; float: left;" title="0281055l" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/0281055l.jpg" alt="" width="113" height="170" />Suatu kali Ummar bin Khattab menasehati seseorang yang merelakan waktunya berlalu negitu saja tanpa ada manfaat yang ia peroleh, <strong>&#8220;Saya benci melihat orang punya waktu luang tanpa diisi dengan kegiatan ukhrawi, tak pula kegiatan duniawi.&#8221;<br />
</strong><br />
Bagi seorang muslim waktu adalah kehidupan. Dan mengisi waktu dengan karya positif berarti sama dengan membangun kehidupan yang lebih baik. Seorang Ulama berkata, „Kewajiban yang ada lebih banyak dari waktu yang tersedia.&#8221; Karena itulah, tidak ada alasan bagi seseorang untuk hanya duduk bersantai dalam mengisi waktunya.<br />
<span id="more-83"></span></p>
<p>Seorang muslimah tentu mempunyai banyak kewajiban selama kehidupannya. Menuntut ilmu, mengurus rumah tangga, mengasuh anak serta kegiatan lainnya yang cukup menyita waktu luangnya. Manajemen waktu yang tepat, itulah yang dibutuhkan oleh setiap muslimah. Hingga tidak ada sedetik pun waktu yang terlewatkan tanpa diambil manfaat yang ada di dalamnya.</p>
<p>Setiap orang tentu mempunyai pola penataan waktu yang berbeda. Beberapa faktor yang penting dalam menentukan pola penataan waktu tersebut ialah :</p>
<h3><strong> 1 Mengetahui urgensi waktu.</strong></h3>
<p><strong> </strong> Mengetahui nilai waktu berarti mengetahui nilai kehidupan, karena waktu adalah kehidupan. Dalam Al-Quran Allah bertanya : „Allah bertanya, berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?&#8221; Mereka menjawab: &#8220;Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung&#8221;. (QS. 23:113)<br />
Muhammad Al-Ghazaly berkata, „Yang bisa mengisinya dengan hal-hal yang baik, baginya waktu menjadi kawan dan sebaliknya&#8221;</p>
<h3><strong> 2 Menyadari bahwa setiap detik yang berlalu akan ada perhitungannya di hadapan Allah.</strong></h3>
<p>Waktu adalah salah satu nikmat yang harus dipertanggungjawabkan kelak.<br />
Allah berfirman : „Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang keni&#8217;matan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu ).&#8221; (QS. 102:8)</p>
<p>Rasulullah bersabda : „Tidak akan melangkah kedua kaku seorang hamba pada hari kiamat hingga ditanya empat perkara : usianya, untuk apa dia habiskan; masa mudanya, bagaimana ia habiskan; hartanya, dari mana ia dapatkan dan pada jalan apa dia keluarkan; serta ilmunya, apa yang telah ia perbuat dengannya.&#8221; (HR. Al-Bazzar dan Thabrani)</p>
<h3><strong> 3 Memahami bahwa ibadah tidak terbatas pada hanya shalat dan ibadah ritual sejenis-nya.</strong></h3>
<p><strong> </strong>Ibadah adalah segala kegiatan yang dilakukan dengan ikhlas untuk mencapai ridha Allah. Selain aktivitas ritual, upaya memakmur-kan bumi dengan menggali, mendayagunakan dan mengembang-kan potensi alam juga merupakan ibadah. Hal inilah yang membutuhkan kreativitas dari segenap umat Islam.</p>
<h3><strong> 4 Adanya keseimbangan antara kegiatan yang bersifat ruh, akal dan jasad.</strong></h3>
<p><strong> </strong> Yaitu dengan tidak melupakan bahwa akal, jasad dan ruh membutuhkan makanan yang sesuai dengan yang dibutuhkan masing-masing. Keseimbangan ketiganya akan menjadi bekal bagi muslimah untuk menjalankan tugas-tugasnya.</p>
<p>Dari sisi ruhiyah, contohnya dengan memasukkan jadwal untuk membaca Al-Qur’an. Untuk akal, dengan membaca buku-buku yang bermanfaat. Sedangkan bagi jasad dengan melakukan olah raga. Selain itu, istirahat juga merupakan hal penting yang tidak boleh terlupakan.</p>
<p>Ali bin Abi Thalib berkata, &#8220;Berilah hatimu waktu untuk beristirahat, karena hati itu kalau dipaksa akan menjadi buta.&#8221;</p>
<h3><strong> 5 Tidak melupakan faktor kemampuan, tenaga dan waktu yang dimiliki dalam mengoptimalkan waktu.</strong></h3>
<p><strong> </strong> Kegiatan yang terlalu padat akan dapat membebani seseorang, hingga akhirnya tidak satu pun tugaas yang dilaksanakan dengan baik.</p>
<p>Allah berfirman : Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan ke-sanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. &#8230; (QS. 2:286)</p>
<p>Rasulullah bersabda : „Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang melakukan sesuatu dengan itqan (tertib, rapi).&#8221; (HR. Al-Baihaqi)</p>
<h3><strong> 6 Tidak mengobral janji.</strong></h3>
<p><strong> </strong> Semakin banyak janji yang dibuat, maka semakin padatlah agenda kegiatan. Karena betapa pun kecilnya, janji itu harus dipenuhi. Alhamdulillah jika semua janji bisa terpenuhi. Jika tidak, maka hanya akan menambah daftar dosa karena tidak menepati janji.</p>
<p>Rasulullah bersabda : &#8220;Tanda-tanda orang munafik ada tiga : Jika bicara ia berdusta, jika berjanji ia menyalahinya dan jika diamanati ia berkhianat.&#8221; (Mutafaq Alaih)</p>
<p>Dengan mengetahui <strong>6 pedoman dalam menata waktu ini</strong>, insya Allah seorang muslimah akan dapat menata waktunya dengan baik. Ia akan tahu bagaimana caranya menempatkan segala kegiatannya sesuai dengan prioritas masing-masing.</p>
<p>Para ulama mengatakan, bahwa waktu adalah bagian dari pengobatan. Sejauh mana keampuhan obat tersebut, tergantung dari bagaimana seseorang dapat memanfaatkannya. </p>
<p><em> Sumber : Ummi 2 / VI / 1994 </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/pedoman-islam-dalam-menata-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Quotes</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/11/my-favourite-quotes/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/11/my-favourite-quotes/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 03:31:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[Quotes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Failure is about people who did not realize how close they were to success&#8221;
(Thomas Alfa Edison)
If you fail to prepare, you&#8217;re preparing to fail&#8221;
(Benjamin Franklin)
&#8220;You can&#8217;t control the wind, but you can control your sails&#8221;
(Anthony Robbins)

&#8220;Seseorang yang mengalahkan orang lain adalah seseorang yang kuat,
namun seseorang yang mengalahkan dirinya sendiri adalah orang yang berkuasa&#8221;
(Lao Tzu)
&#8220;By learning [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-87" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="quotes" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/quotes.jpg" alt="" width="200" height="125" /></p>
<blockquote><p>&#8220;Failure is about people who did not realize how close they were to success&#8221;<br />
(Thomas Alfa Edison)</p></blockquote>
<blockquote><p>If you fail to prepare, you&#8217;re preparing to fail&#8221;<br />
(Benjamin Franklin)</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;You can&#8217;t control the wind, but you can control your sails&#8221;<br />
(Anthony Robbins)</p></blockquote>
<p><span id="more-82"></span></p>
<blockquote><p>&#8220;Seseorang yang mengalahkan orang lain adalah seseorang yang kuat,<br />
namun seseorang yang mengalahkan dirinya sendiri adalah orang yang berkuasa&#8221;<br />
(Lao Tzu)</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;By learning to obey, someone knows how to command&#8221;<br />
(anonymous)</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Behind every successful man there&#8217;s a lot of unsuccessful years“<br />
(Margareth Thatcher)</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;Not to fix for the past, but to fix the course for the future&#8221;<br />
(John F. Kennedy)</p></blockquote>
<blockquote><p>Build a dream and the dream will build you&#8221;<br />
(Robert Schuller)</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;If you want to increase your success, double up your failure&#8221;<br />
(Thomas Watson)</p></blockquote>
<blockquote><p>Hardworking will give you power, meanwhile lazyness will make you a slave&#8221;<br />
(anonym)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/11/my-favourite-quotes/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Sikap Mental Pantang Menyerah</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/10/membangun-sikap-mental-pantang-menyerah/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/10/membangun-sikap-mental-pantang-menyerah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 03:05:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[
Sikap pantang menyerah merupakan sebuah syarat utama untuk meraih kesuksesan. Orang-orang yang gagal adalah orang-orang yang tidak menyadari bahwa mereka sudah sedemikian dekat dengan kesuksesan ketika mereka menyatakan menyerah.
Bangunlah sikap mental pantang menyerah, menjadi pribadi tangguh yang tegar menghadapi berbagai ujian dan kegagalan.
Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama pertama yg paling penting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-82" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="dsc00948" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/dsc00948.jpg" alt="" width="160" height="120" /></p>
<p>Sikap pantang menyerah merupakan sebuah syarat utama untuk meraih kesuksesan. Orang-orang yang gagal adalah orang-orang yang tidak menyadari bahwa mereka sudah sedemikian dekat dengan kesuksesan ketika mereka menyatakan menyerah.</p>
<p>Bangunlah sikap mental pantang menyerah, menjadi pribadi tangguh yang tegar menghadapi berbagai ujian dan kegagalan.<span id="more-81"></span></p>
<p>Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama pertama yg paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan menyadarinya , Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.</p>
<ol>
<li>2. motivasikanlah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk</li>
<li>meraih keberhasilan dalam hidup. Perhatikanlah artis, atlit,karyawan dapat menajak karirnya karena</li>
<li>berprestasi, mereka umumnya memperjuangkan apa yg ingin diraihnya dengan daya dan upaya yg optimal. Sebaliknya , orang2 yg mudah menyerah , frustasi dan mudah putus asa adalah orang2 yg gagal.</li>
</ol>
<p>Berpikirlah bahwa Anda bisa dan akan berhasil meraih apa yg Anda inginkan.</p>
<h2>Keyakinan ini akan membuat Anda lebih efektif dibandingkan bila</h2>
<h3>Anda terlalu mengantisipasi kemungkinan buruk. Menurut para ahli ,</h3>
<h4>orang yg optimis mempunyai kemungkinan yg lebih besar untuk</h4>
<h5>berhasil dibanding orang yg pesimis. Mengapa ? Karena keyakinan yg positif</h5>
<blockquote><p>akan mempengaruhi mental dan fisik secar signifikan untuk mendapatkan apa yg di yakininya.</p></blockquote>
<h6>4. Arahkan mata Anda pada tujuan , bukan pada hambatan . Bila Anda memandang pada tujuan</h6>
<p>, maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya , bila Anda terfokus pada hambatan , Anda akan mudah kehabisan daya juang.</p>
<p>5. Beranilah mengambil risiko namun dengan perhitungan yg mantap , Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yg benar bukan berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yg menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang.Kalau Anda tidak berani mengambil resiko , tentu saja Anda berada pada tempat yg aman , namun Anda tidak akan berkembang.</p>
<p>6. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian. Anggaplah tantangan sebagai &#8220;Sparring Pathner&#8221; yg akan membuat Anda semakin kuat , bukan sebagai raksasa yg menelan Anda. Semakin banyak tantangan , semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yg kuat.</p>
<p>7. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha Anda mengalami kegagalan. Belajarlah daridari kegagal itu agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.</p>
<p>8. Teruslah berusaha, terkamlah segala kesempatan yg ada , karena kesempatan itu tak datang untuk kedua kalinya !, tidak ada pendobrak kegagalan yg sekuat nilai &#8220;kegigihan&#8221; . Ingatlah filsofi air yg bisa melubangi batu dengan tetesan yg terus terus-menerus.</p>
<p>9. Imbangi kegigihan Anda dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas , Anda tidak perlu membenturkan kepala Anda untuk membuktikan bahwa Anda pantang Menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaiman cara mengatasinya. carilah jalur alternatif !</p>
<p>10. Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang lain tanpa harus mengalaminya sendiri. Dengan cara itru Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yg sangat berharga.</p>
<h5>Sumber: www.planetmusic.4t.com</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/10/membangun-sikap-mental-pantang-menyerah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>6 Syarat Mendapatkan Ilmu</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/10/6-syarat-mendapatkan-ilmu/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/10/6-syarat-mendapatkan-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 02:51:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[
Imam Syafi&#8217;i menyebutkan dalam kitab Diwan Imam Syafi&#8217;i, dalam bab qafiyah nuun (syi&#8217;ir yang berakhiran huruf nun) 6 syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan ilmu, yaitu Kecerdasan, semangat, sabar dan pakai ongkos (biaya) Petunjuk (bimbingan) guru  dan dalam tempo waktu yang lama
1. Dzaka&#8217; (kecerdasan).
Kecerdasan ada dua macam. Pertama: pemberian dari Allah swt (minhah) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-124" title="100_33741" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/100_33741.jpg" alt="" width="160" height="119" /></p>
<p>Imam Syafi&#8217;i menyebutkan dalam kitab Diwan Imam Syafi&#8217;i, dalam bab qafiyah nuun (syi&#8217;ir yang berakhiran huruf nun) <strong>6 syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan ilmu</strong>, yaitu Kecerdasan, semangat, sabar dan pakai ongkos (biaya) Petunjuk (bimbingan) guru  dan dalam tempo waktu yang lama</p>
<h3><strong>1. Dzaka&#8217; (kecerdasan)</strong>.</h3>
<p>Kecerdasan ada dua macam. <strong>Pertama</strong>: pemberian dari Allah swt (minhah) dan <strong>kedua</strong>: muktasab, dalam arti seseorang bisa menumbuh kembangkan dan mengupayakannya.<span id="more-80"></span></p>
<p>Sering-sering membaca buku, malu kita kalau tidak rajin membaca buku, jangan sampai kita terkena ejekan ummatu <em>IQRA&#8217; LA TAQRA&#8217; </em>(ummat yang wahyu pertamanya berbunyi <em>IQRA</em>&#8216; kok malah tidak MEMBACA).</p>
<p>Sering-seringlah menuliskan apa-apa yang anda baca, anda dengar dan anda saksikan. Belajarlah merapikan ide-ide dan pengetahuan anda. Tuangkanlah segala gagasan anda dalam bentuk tulisan. Ingatlah bahwa wahyu kedua yang turun kepada nabi Muhammad saw adalah surat <em>AL QALAM </em>(pena), sebagaimana pendapat yang paling kuat yang dipegang para ulama&#8217;. Dalam surat ini Allah swt bersumpah dengan AL QALAM dan APA YANG DITULISKAN OLEHNYA.</p>
<p>Biasakanlah mengikuti dan melakukan diskusi-diskusi ilmiyah, ya … ilmiyah, bukan diskusi penuh emosi, adu otot, debat kusir dan semacamnya, akan tetapi , sekali lagi, diskusi ilmiyah.</p>
<p>Ajarkanlah apa-apa yang telah anda ketahui kepada orang lain. Atau istilah para ulama&#8217;: tunaikanlah zakat ilmu anda, sebab, dengan zakat ilmu ini, ilmu anda akan bersih (thahir) dan semakin tumbuh dan berkembang dengan lebih baik (tazkiyah).</p>
<p>Kalau istilah guru kampung saya, ilmu itu ibarat api (sebenarnya yang lebih pas sih cahaya, nur, tapi nggak mengapa-lah), bila kita mempunyai api, lalu ada orang lain datang membawa kayu, dan ia meminta api kepada kita, maka api itu akan semakin besar dan semakin banyak.</p>
<h3><strong>2. Hirsh (semangat)</strong>.</h3>
<p>Menurut saya, hirsh itu adalah hasil dari kesadaran, kesadaran akan kelemahan dirinya dalam ilmu pengetahuan, kesadaran bahwa dirinya mempunyai potensi untuk mendapatkan ilmu, kesadaran bahwa thalabul &#8216;ilmi itu faridhah, kesadaran bahwa dirinya –sebagai da&#8217;i- mesti dan harus berbekal ilmu dan kesadaran bahwa dirinya termasuk dalam kategori orang-orang yang <em>la yadri lakinnahu yadri annahu la yadri</em> (tidak tahu, tetapi tahu bahwa dirinya tidak tahu),<br />
bukan orang-orang yang la yadri wala yadri annahu <em>la yadri</em> (tidak tahu, dan ia tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu), sebagaimana yang diungkapkan Imam Ghazali dalam kitab Ihya&#8217;-nya.</p>
<p>Saudara dan saudariku yang dimulyakan Allah swt … Sebagai kader da&#8217;wah, kita tidak boleh kehilangan hirsh ini, jangan sampai kita datang ke majlis ta&#8217;lim untuk sekedar memenuhi buku kehadiran, atau karena pertimbangan daripada, daripada…kita harus datang ke majalisul &#8216;ilmu karena sifat hirsh kita, dan dalam rangka memenuhi faridhah islamiyyah.</p>
<h3>3. Ishthibar (penuh kesabaran).</h3>
<p>Ilmu adalah kesabaran, jangan banyak keluh kesah, jangan terburu-buru, dan jangan frustasi.</p>
<h3>4. Bulghah (biaya, ongkos).</h3>
<p>Berbagai acara ta&#8217;lim yang sangat murah, bahkan gratis, artinya, persyaratan ini telah banyak dipangkas olehnya, karenanya, jangan kehilangan persyaratan lainnya.</p>
<h3>5. Irsyadu Ustadz (petunjuk dan bimbingan guru).</h3>
<p>Menghidupkan kembali apa-apa yang ada pada salafush-saleh. Diantara yang ada pada mereka adalah adanya model-model <em>QARA-A &#8216;ALA</em> (membaca kitab/ilmu dihadapan … ), <em>SAMI-&#8217;A MIN</em> (mendengar pembacaan kitab/ilmu dari …), <em>AKHADZA &#8216;AN</em> (mengambil dalam arti mendapatkan kitab/ilmu dari …), <em>HASHALAL IJAZATA MIN </em>(mendapatkan ijazah atau ijin untuk mengajarkan kitab/ilmu dari …) dan seterusnya. Karenanya, kita semua harus menghidupkan kembali sunnah (jalan, dan metode) ini, sebab, salah satu tolok ukur ke-orisinil-an sebuah &#8216;ilmu adalah diambil dari mana (siapa gurunya) dan siapa saja yang belajar kepadanya.</p>
<h3>6. Thulu Zaman (dalam jangka waktu yang panjang).</h3>
<p>Janganlah mengandalkan hal-hal yang serba KILAT, kursus kilat, belajar cepat, dan semacamnya. Ingat, Rasulullah saw menerima Al Qur&#8217;an bukan dalam tempo cepat, padahal beliau adalah orang Arab, dari suku yang paling fasih bahasanya, dan beliau sangatlah cerdas dan masih banyak lagi kelebihan beliau, namun, beliau menerima Al Qur&#8217;an itu dalam tempo lebih dari dua puluh dua tahun (22 tahun lebih).</p>
<p>Dan akhirnya, semoga Allah swt senantiasa menambahkan ilmu kepada kita dan menjadikan semua ilmu kita itu bermanfa&#8217;at fid-diini wad-dun-ya wal akhirah, amiiin.</p>
<p>Oleh : Musyaffa’ Ahmad Rahim<br />
sumber : keadilan.or.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/10/6-syarat-mendapatkan-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Bangkit dari Kegagalan !</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/10/kiat-bangkit-dari-kegagalan/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/10/kiat-bangkit-dari-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 03:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[
Anda baru saja mengalami kegagalan yang besar?
Tidak ada waktu untuk terus terpuruk, Saatnya bangkit! Gunakan 6 kiat berikut!
1. Kegagalan itu untuk diterima dan diakui
Tidak perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab kegagalan. Masa lalu, situasi , lingkungan atau orang tua bukanlah faktor2 penyebab dominan dari kegagalan (kecil kemungkinan terjadi) . Kita sendirilah yg bertanggung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-77" style="margin: 5px;" title="Gagal" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/07/dsc00770.jpg" alt="Gagal" width="160" height="120" /></p>
<p>Anda baru saja mengalami kegagalan yang besar?<br />
Tidak ada waktu untuk terus terpuruk, Saatnya bangkit! Gunakan 6 kiat berikut!</p>
<h3><strong>1. Kegagalan itu untuk diterima dan diakui</strong></h3>
<p>Tidak perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab kegagalan. Masa lalu, situasi , lingkungan atau orang tua bukanlah faktor2 penyebab dominan dari kegagalan (kecil kemungkinan terjadi) . Kita sendirilah yg bertanggung jawab atas setiap kegagalan yang terjadi.</p>
<p>Menyalahkan situasi atau orang lain hanyalah usaha untuk melarikan diri dari kenyataan. Langkah yang paling bijak adalah menerimanya sebagai kenyataan dan kita harus mengakui kegagalan2 tersebut. Hanya dengan mengakui dan menerimanya, beban akibat kegagalan akan terasa lebih ringan dan kita akan segera siap untuk meninggalkan kegagalan.<span id="more-79"></span></p>
<h3><strong>2. Kegagalan itu manusiawi dan alami</strong></h3>
<p>Berapa kali seekor macan gagal memangsa rusa yang sudah lama diincarnya?, Berapa kali seekor kucing gagal menerkam tikus ? , berapa kali manusia mengalami kegagalan sebelum meraih apa yg diinginkannya ? beribu2 contoh disekitar kita yg menunjukkkan kegagalan itu sesuatu yg manusiawi ,hal yg biasa , tidak ada yg aneh, tidak ada yg memalukan dan tidak ada yg menakutkan.</p>
<h3><strong>3. Kegagalan itu tidak ada hubungannya dengan harga diri</strong></h3>
<p>Kalau Anda bereaksi negatif terhadap kegagalan , kegagalan itu akan terasa menyakitkan. Ada orang yg menjadi malu, kecewa, sedih dan frustasi ketika mengalami kegagalan. Padahal kegagalan dan harga diri adalah dua hal yg terpisah. Anda tetap seorang pribadi yg punya harga diri, meskipun hidup Anda selalu diwarnai kegagalan.</p>
<p>Tidak ada yg menilai Anda rendah karena gagal. Anda sendirilah yg mengatakan pada diri sendiri. Orang2 besar yg namanya mengukir sejarah , seorang atlit, artis , birokrat mungkin tidak akan menjadi besar dan terkenal bila mereka selalu menghubungkan kegagalan mereka dengan harga dirinya.</p>
<h3>4. Kegagalan itu bukan alasan untuk berhenti</h3>
<p>Ketika mengalami kegagalan bersikaplah persis seperti yang Anda lakukan ketika masih bayi. Berapa hari Anda menangisi kejatuhan Anda ketika sedang belajar berjalan ? tidak ! Yang dulu Anda lakukan adalah bangun dan mencoba berjalan lagi hingga akhirnya Anda tidak hanya bisa berjalan , tapi juga berlari2 ! , Berapa jam Anda menghukum diri sendiri ketika tidak berhasil mengucapkan satu atau dua patah kata yg akan anda sampaikan? meskipun ngawur dan tak jelas lafalnya, Anda terus mencoba sampai akhirnya Anda menguasai beribu-ribu kata Jadi tidak ada pilihan yg lebih baik kecuali melanjutkan usaha , perjuangan atau apapun yg ingin Anda raih, saya sendiri saja (web master) pernah &#8220;ngejob&#8221; diatas bus kota!</p>
<h3>5. Kegagalan adalah sukses yang tertunda</h3>
<p>Sejarah telah mengukir kisah kesuksesan orang2 besar didalam meraih cita2/harapannya. Thomas Alfa Edisson mengalami banyak kegagalan sebelum menemukan bola listrik. Walt Disney pernah dipecat oleh seorang direktur surat kabar dan beberapa kali bangkrut sebelum pada akhirnya dia berhasil membangun disney.</p>
<p>Namun harus diingat kesuksesan janganlah diraih dengan cara &#8220;memakan&#8221; orang lain ! ataupun ber-KKN ria itu namanya serakah, kamu harus bagi2 rezeki kepada makhluk2 ciptaan Tuhan lainnya,jangan lagi kita pernah merasa kenyang apabila melihat tetangga kita menangis karena lapar! . Itu hanya sekelumit dari beribu2 contoh yang menunjukkan bahwa kegagalan adalah sukses yg tertunda!</p>
<h3>6. Kegagalan adalah pelajaran yg amat berharga</h3>
<p>Konon keledai yg terkenal dungu itu tidak pernah jatuh untuk kedua kali kedalam lubang yg sama. Apalagi manusia yg dikaruniai kemapuan untuk belajar . Kita bisa menrik pelajaran dari setiap kegagalan yg kita alami. Petinju yg kalah KO bisa belajar lebih banyak mengenai kekuatan dan kekuatan lawanya. Seoranmg Gadis yg ditinggal pergi kekasihnya bisa belajar agar kelak kekasih barunya tidak akan mencampakannya lagi. Setiap kali mengalami kegagalan , pastikan Anda mendapatkan pelajaran beharga dan pastikan usaha berikutnya lebih bermutu.</p>
<h5>Sumber: www.planetmusic.4t.com</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/10/kiat-bangkit-dari-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PD (Percaya Diri)</title>
		<link>http://artikel.aldohas.com/2008/10/pede/</link>
		<comments>http://artikel.aldohas.com/2008/10/pede/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 04:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<category><![CDATA[percaya diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/islam/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[
Jika Anda termasuk orang yang tidak atau kurang ‘pede’, jangan cuma pasrah. Tumbuhkan dan kembangkan rasa percaya diri Anda. Cobalah beberapa langkah praktis untuk meningkatkan rasa percaya diri berikut.
1. Pujilah diri sendiri
Jangan ragu untuk memberi selamat pada diri sendiri ketika Anda berhasil meraih prestasi, walau sekecil apapun. Caranya yaitu dengan berbicara pada diri sendiri, “ya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-109" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" title="dsc00759" src="http://localhost/islam/wp-content/uploads/2008/10/dsc00759.jpg" alt="" width="120" height="160" /></p>
<p>Jika Anda termasuk orang yang tidak atau kurang ‘pede’, jangan cuma pasrah. Tumbuhkan dan kembangkan rasa percaya diri Anda. Cobalah beberapa langkah praktis untuk meningkatkan rasa percaya diri berikut.</p>
<h3><strong>1. Pujilah diri sendiri</strong></h3>
<p>Jangan ragu untuk memberi selamat pada diri sendiri ketika Anda berhasil meraih prestasi, walau sekecil apapun. Caranya yaitu dengan berbicara pada diri sendiri, “ya saya memang pantas mendapatkannya karena saya telah bekerja keras”. Kalau perlu berikan hadiah pada diri sendiri, misalnya dengan membeli sepatu atau jam tangan yang telah lama Anda inginkan<span id="more-78"></span></p>
<h3><strong> 2. Buatlah agar orang lain menghormati Anda.</strong></h3>
<p>Ingat Anda tidak bisa memaksa orang lain menghormati Anda jika anda sendiri tidak menghormati diri sendiri dan orang lain. Cara bicara yang seenaknya dan gaya berpakaian Anda yang tidak sopan adalah contoh bahwa Anda tidak menghormati diri sendiri. Jika Anda tidak bisa menghormati diri sendiri bagaimana orang lain mau menghormati Anda?</p>
<h3><strong>3. Buatlah target sukses yang lebih luas</strong></h3>
<p>Membatasi target sukses hanya membuat Anda terbelenggu pada ukuran sukses yang sesungguhnya amat relatif. Umumnya, jika Anda sudah mencapai kesuksesan yang diinginkan, Anda akan merasa puas dan membuat berhenti sampai disitu. Sehingga Anda merasa tidak perlu berjuang lebih keras</p>
<h3><strong> 4. Yakin bahwa Anda bisa Tanamkan keyakinan pada diri sendiri bahwa Anda bisa melakukan dan menyelesaikan pekerjaan apapun, bahkan yang paling sulit sekalipun</strong></h3>
<p><strong> </strong><br />
Dengan Anda telah berpikir positif terhadap diri sendiri, ini dapat memberi kekuatan dan menumbuhkan percaya diri pada Anda setiap kali Anda ingin melakukan sesuatu.</p>
<p>Rasa &#8216;pede&#8217; saja tidak cukup untuk menggapai sukses. Untuk menggapainya perlu dibarengi <strong>usaha, kerja keras dan doa.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikel.aldohas.com/2008/10/pede/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
